Podoroga.com

Kumpulan Cara Praktis | Budidaya Tanaman | Trik Jitu

Cara Ternak Belut

Cara Ternak Belut –  selamat malam para peternak yang ada  di seluruh Indonesia. Nah buat anda semua yang ingin ternak belut dengan hasil yang melimpah namun belum tahu tata cara untuk menanam nya , maka alngkah baik nyaa kalau anda bergabung bersama kami di website ini karena pada kesempatan kali ini kami akan berikan kepada anda mengenai panduan teknis untuk cara ternak belut dengan hasil yang sangat melimpah.

Belut yaitu hewat yang sejenis dengan ikan yang memilki nilai ekonomi dan ekologi yang sangat tinggi. Selain itu juga Ikan ini dapat dimakan, baik itu digoreng, atau dimasak dengan menggunakan saus pedas asam, atau bisa juga digoreng renyah untuk dijadikan makanan ringan. Selain itu juga ternyata belut dapat dijadikan sebagai indikator untuk pencemaran lingkungan karena belut ini sangat lah mudah untuk beradaptasi.

Ikan Belut yaitu salah satu hewan yang cukup ganas yang hidup di lingkungan rawa atau pun persawahan. Makanannya ikan ikan kecil, seperti cacing, krustasea. Belut ini aktif di malam hari. Selain itu juga Hewan ini dapat mampu untuk mengambil oksigen secara langsung dari udara dan belut mampu untuk hidup berbulan-bulan tanpa ada nya air, asalkan belum hidup dengan lingkungannya yang tetap basah. Selain itu juga Hewan ini mampu untuk menyerap oksigen lewat kulit kulitnya. Kebiasaaan belut adalah bersarang di dalam lubang yang berlumpur dan kemudian menunggu mangsa nya yang lewat untuk di jadikan makanan. Walaupun belut ini berasal dari daerah tropika, namun belut diketahui mampu untuk bertahan hidup dengan melewati musim dingin dengan suhu yang sangat rendah. Sedangkan untuk Ukuran maksimum belut adalah kira kira 1m, walupun belut yang banyak dikonsumsi memilki ukuran paling panjang kira kira 40 cm. belut ini Tidak memiliki sirip, kecuali sirip ekor nya yang memanjang. Bentuk tubuh belut ini menyerupai seperti tabung dengan tubuh nya yang sangat licin, tanpa memilki sisik. Dengan Warna yang bervariasi, namun biasanya belut ini berwarna kecoklatan sampai kelabu.

Baca Juga : Cara Menanam Cabe Di Pot

Kebutuhan terhadap belut dapat terlihat terus menerus bertambah seiring dengan semakin banyak meningkatnya peminat belut. Namun apa bila anda menerapkan nya kedalam segi bisnis, maka kondisi ini akan menjadi sebuah peluang usaha yang menjanjikan karena saat ini makin banyak permintaan belut namun akan tetapi produksi belum tidak dapat mencukupinya. Karena Hal ini bisa anda manfaatkan sebagai ladang usaha dengan membuat usaha ternak belut.

Cara Ternak Belut di Lahan Sempit

Cara Ternak Belut

 

walaupun belut ini termasuk ke dalam kategori ikan, namun akan tetapi belut ini berbeda dengan jenis ikan ikan lain pada umumnya. Karena belut ini dapat hidup di dalam air yang tidak terlalu banyak yaitu seperti lumpur. Sedangkan Belut sangat lah banyak ditemukan di daerah daerah rawa atau persahabatan.

  1. Cara untuk Ternak Belut

Pertama yang harus anda Siapkan yaitu Kolam Untuk Budidaya Belut karena Belut dapat diternak dengan menggunakan drum, tong atau kolam plastic. Nah Berikut langkah-langkah untuk memanfaatkan drum sebagai tempat budidaya belut :

Pertama anda harus menCuci drum terlebih dahulu hingga benar-benar bersih terutama pada bagian dalam drum, selanjut nya anda Buat lubang persegi panjang pada bagian atas drum, lalu anda Letakkan drum pada bagian tanah yang cukup datar dan jangan lupa anda beri pengganjal agar drum tidak terguling saat di gunakan,Lalu anda buat saluran pembuangan air di bagianbawah drum, selanjut nya anda Buat sebuah peneduh di bagian atas drum hal ini di lakukan supaya belut tidak kepanasan jika terkena sinar matahari langsung

  1. Media Tumbuh untuk Ternak Belut

Untuk Kunci kesuksesan dalam ternak belut yaitu dengan cara penggunaan media untuk  tumbuh belut yang tepat. Selain itu faktor pakan, dengan cara mengguanakan komposisi dalam media tumbuh yang pas karena akan dapat mempercepat untuk pertumbuhan belut.

Berikut ini langkah-langkah untuk membuat media tumbuh belut pada kolam drum :

  1. Pertama anda Beri lapisan jerami pada bagian dasar drum dengan memilki ketebalan kira kira 50 cm
  2. Lalu anda Siram jerami ini menggunakan mikrrorganisme starter kira kira sebanyak 1 liter untuk ukuran per drum
  3. Lalu selanjut nya lalu anda beri lapisan kompos kira kira setinggi 7 cm. kemudian Kompos dapat diganti dengan menggunakan pupuk kandang
  4. Sedangkan untuk Lapisan terakhir bagian paling atas anda beri lumpur kering yang mana sebelumnya sudah dicampur dengan pupuk TSP 5 kg, cukup anda berikan hingga tinggi lapisan ini kira kira 25 cm
  5. Sedangkan untuk yang Terakhir, anda masukkan air bersih hingga tinggi kira kira 17 cm, dan kemudian anda biarkan kira kira memakan waktu selama 14 hari yang di lakukan untuk proses fermentasi alangkah baik nya kalau belut jangan dimasukan selama proses permentasi
  6. Cara Pemilihan Bibit Belut

Setelah 14 hari melakukan proses fermentasi, maka bibit belut baru bisa untuk dimasukkan. Lebih kalau anda memilih bibit belut yang sangat bagus dan cukup sehat agar mampu meminimalisir tingkat kematian pada belut. Berikut ini ada beberapa Kriteria bibit belut yang sehat :

Pertama anda Pilih bibit belut dengan ukuran yang seragam, hal ini di karenakan agar saat panen belut ukuran belut yang dihasilkan juga dapat seragam atau sama besar nya. Berikut ini criteria yang agus untuk ternak belut :

  • pilih Belut tidak loyo, namun lincah dan aktif
  • pastikan kalau Bibit belut harus bebas dari penyakit
  • sedangkan untuk ukuran maka pilih Bibit belut berukuran kira kira 10-12 cm
  1. Pemberian Pakan

Pemberian pakan belut anda dapat melakukan nya dengan cara membri Makanan belut ini berupa ikan kecil, seperti kecebong, cacing atau bekicot yang sebelumnya dicacah menjadi kecil terlebih dahulu. Pemberian Pakan alangkah baik nya diberikan satu kali dalam sehari yaitu setiap sore kira kira sebanyak 5 sampai 20% dari bobot belut untuk per hari.

  1. Panen Belut

Sedangkan panen belut Untuk ukuran satu drum, sedangkan untuk idealnya ukuran satu drum bibit belut yang dapat masuk kira kira sebanyak 2 kg dengan ukuran bibit 11 sampai 13 cm. sedangkan untuk Waktu panen belut ini dilaksanakan setelah 3 sampai 4 bulan dari awal ternak. Sedangkan untuk harga belut ini yang memilki ukurang dengan panjang 7 sampai 12 cm sekitar 40.000 untuk kg nya  dengan isi belut 76 sampai 111 ekor. Sedangkan anda jika ingin membeli belut sebagai konsumsi maka kisaran harga 32.000 perkg dengan isi belut 4 sampai 6 ekor. Nah bagaimana hasil nya cukup memuaskan bukan? Apakah anda tidak ingin beretank belut dengan hasil yang memuaskan dan meraih keutungan berlipat lipat. Sekian dari saya dan saya ucapkan terima kasih banyak

Trik Dan Cara Budidaya Belut dalam Drum yang Menguntungkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Podoroga.com © 2018 Frontier Theme